Cara Membedakan Perhiasan Emas Asli dan Palsu
Jangan Sampai Tertipu, Ini Cara Cek Emas Asli
Membeli emas adalah sebuah investasi. Namun, beredarnya perhiasan imitasi berkualitas tinggi (seperti emas sepuhan atau titanium lapis emas) di pasaran seringkali membuat pembeli was-was. Agar Anda tidak tertipu, berikut adalah cara mudah dan praktis untuk membedakan perhiasan emas asli dan palsu.
1. Cek Tanda Cap (Hallmark)
Perhiasan emas asli keluaran pabrik atau toko resmi biasanya memiliki stempel kecil yang tersembunyi (misalnya di bagian dalam cincin atau pada pengait kalung). Cap ini menunjukkan kadar emasnya, seperti tulisan "750" (untuk 18K), "700" (untuk 16K/17K), atau "999" (untuk 24K). Gunakan kaca pembesar jika perlu.
2. Tes Magnet
Emas murni adalah logam non-magnetik. Dekatkan magnet kuat (seperti magnet neodymium) pada perhiasan Anda. Jika perhiasan tersebut menempel kuat pada magnet, sudah pasti itu bukan emas murni (biasanya besi atau baja yang dilapisi emas). Namun perlu diingat, beberapa bagian kecil seperti per pada pengait kalung memang menggunakan logam lain agar pegasnya bekerja.
3. Tes Goresan pada Keramik
Ambil piring keramik mentah (bagian bawah piring yang belum diglazur). Goreskan perhiasan Anda secara perlahan di sana. Jika goresan yang tertinggal berwarna hitam, itu adalah emas palsu atau kuningan. Jika goresannya berwarna kuning keemasan, kemungkinan besar itu adalah emas asli.
4. Tes Asam Nitrat (Hanya oleh Profesional)
Ini adalah tes paling akurat namun harus dilakukan dengan hati-hati. Emas asli tidak akan bereaksi atau pudar jika ditetesi asam nitrat, sedangkan logam imitasi akan langsung berubah warna atau berbusa. Anda bisa membawa perhiasan Anda ke toko emas terdekat untuk meminta pengetesan ini.
Cara paling aman 100% untuk menghindari emas palsu adalah dengan membelinya di toko yang memiliki reputasi puluhan tahun seperti Bokor Mas Gold. Setiap pembelian Anda dilengkapi dengan sertifikat keaslian dan jaminan buyback!